Turki: Operasi darat adalah satu-satunya cara menghentikan perang di Suriah



PKSSumenep.org - Turki pada Selasa (16/2) menyerukan operasi darat gabungan di Suriah dengan sekutu internasional, menambahkan bahwa intervensi tersebut adalah satu-satunya cara untuk menghentikan perang yang sudah berlangsung di negara itu selama lima tahun.

Seorang pejabat senior Turki, memberi penjelasan kepada wartawan asing di Istanbul, mengatakan Turki ingin operasi semacam ini dilakukan dengan sekutu Barat dan Teluk dan menekankan tidak ada rencana untuk bertindak secara sepihak.

“Kami ingin operasi darat dengan sekutu internasional kami,” kata pejabat itu, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya. “Dan pembahasan itulah yang kita usahakan untuk diangkat dalam pertemuan kami.”

“Tanpa operasi darat, mustahil untuk menghentikan pertempuran di Suriah,” tambah pejabat itu. “Itu adalah pendapat kami. Dan kami adalah negara yang paling dekat dengan Suriah sehingga kami merasakan efek negatif (dari pertempuran) lebih dari yang lain. ”

“Kami sudah sering menyuarakan hal ini, tapi kami belum bisa sampai pada suatu kesimpulan dengan negara-negara sekutu,” tambahnya.

Pejabat itu berbicara setelah Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada akhir pekan mengatakan Turki dan sekutunya Arab Saudi bisa meluncurkan operasi darat di Suriah melawan Daesh.

Tapi pejabat itu mengatakan langkah tersebut perlu dilakukan dalam aliansi bersama koalisi internasional melawan Daesh.

“Anda tidak akan melihat operasi militer sepihak dari Turki ke Suriah,” kata pejabat itu.

“Tapi tentu saja sulit untuk memperhitungkan apa yang bisa terjadi dalam 10 hari kedepan. Jika kondisi berubah mungkin ada beberapa pilihan. Tapi sekarang, kita tidak memiliki rencana tersebut.”

“Rencana kami adalah untuk bertindak sesuai dengan kesepakatan koalisi internasional. Kami tidak akan melakukan apa-apa tanpa kesepakatan bersama, “kata pejabat itu.

Turki sebelumnya telah menyerukan dibangunnya zona aman bagi para pengungsi yang didukung oleh zona larangan terbang di dalam wilayah Suriah dekat perbatasan Turki tetapi usulan ini hanya sebatas mendapat sambutan hangat dari sekutu.

Ditanya apa tujuan operasi darat yang akan dijalankan, pejabat itu menyatakan operasi bertujuan menghapus “semua kelompok teror dari Suriah.”

Pejabat itu mengatakan kelompok yang dimaksud termasuk Daesh, rezim Suriah Bashar Al-Assad, juga Partai Demokrat Uni Kurdi Suriah (PYD).

Amerika Serikat telah bekerja sama dengan PYD dalam memerangi Daesh sedangkan Ankara menganggap kelompok tersebut sebagai organisasi teror dan cabang Suriah dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Pejabat Turki mengatakan Ankara telah menyajikan bukti kepada Wakil Presiden AS Joe Biden yang menegaskan bahwa PYD adalah kelompok teror selama kunjungannya ke Istanbul pada bulan Januari, tetapi Washington belum menerima argumen Ankara.

“Kami berusaha untuk meyakinkan Amerika,” kata pejabat itu, yang menambahkan bahwa kehadiran PYD “tidak mendukung integritas wilayah Suriah.”

Artileri Turki telah menyerang basis milisi Kurdi di Suriah selama beberapa hari terakhir, menciptakan keretakan hubungan antara Ankara dan Amerika Serikat.

Sumber: middleeastupdate.net
Share on Google Plus