Hujan Emas di Negeri Orang



PKSSumenep.org - Mendapat kiriman berita dari sahabat di malaysia bahwa telah terjadi penggerekan di tempat penampungan sekira jam 05 00 pagi hari ini, ada yang berhasil melarikan diri kehutan dengan pakaian tidur sekenanya, sebagiannya lagi apes dan dideportasi.

Meris membacanya, tak tega melihat gambarnya.

Sukaduka dirantau jangan ditanya, saya pernah hidup diperantauan selama 15 tahun sebagai mahasiswa dan belajar buisnes.

Sebelum berangkat ke rantau, saya dapat wasiat dari abah saya, akan saya sajikan disini, mungkin bermanfaat bagi sahabat² yang mau atau masih di perantauan.

Kata abah saya:
Perantau sukses itu jika bisa membawa pulang dua kekayaan, kekayaan dunia berupa modal usaha, dan kekayaan akhirat berupa ilmu.

Jika keduanya bisa kamu raih, maka segera pulang saja, jalankan ilmumu di kampung halaman, dan uangmu buat usaha. Kamu sudah sukses, status kamu naik, jadi orang terhormat.. dan itu terbukti.

Jika tidak keduanya, maka salah satunya. Pulanglah Dengan membawa ilmu, dan jalankan ilmumu, berdakwalah dijalan Allah, pasti Allah akan Menolongmu. Orang² pasti tergerak hatinya utk membantumu.. Dan itu terbukti.

Atau pulanglah dengan mudal usaha, uang yang kau kumpulkan di rantau, sebagai kuli bangunan, atau sopir, pembantu, dan apasaja profesomu, yang penting halal dan legal, tdk masalah, pulanglah ke kampung halaman. Bukalah usaha, statusmu pasti berubah, dari karyawan menjadi juragan, dari pembantu menjadi majikan. Dan itu juga terbukti.

Jangan sampai 1,2,3 tidak samasekali, tidak bawa ilmu, uangpun tidak, maka segera pulang, semakin cepat pulang semakin baik, karena orang ini, ibarat tanaman sudah mati akar, disiram sebanyak apapun tidak akan ngefek, segera dicabut saja dan ganti dengan tanaman lain. Dan itu juga terbukti.

Dan ingatlah.. bahwa sesenang apapun di negeri orang, itu bukan tujuan akhirmu, suatu saat kamu pasti pulang kampung, jangan terlena di negeri orang, seakan tidak ingat asal usulmu.

kalau sudah dianggap mampu, pulanglah dengan modalmu. Bukalah usaha di kotamu, hujan emas dinegeri orang kalah dengan hujan air di kampung sendiri.


Oleh : Ahmad Baihaqi
Share on Google Plus