Kader Perempuan PKS Harus Siap Jadi Pelopor bagi Rakyat

PKSSumenep.org - Kader perempuan PKS harus mampu menjadi pelopor di segala lini dan siap memberikan khidmat terbaiknya bagi rakyat.

Hal itu disampaikan Ketua Departemen Peningkatan Kapasitas Kader Perempuan (PKKP) BPKK DPP PKS Dwi Septiawati saat membuka Diklat Perempuan Pelopor sesi II di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Ahad (20/3/2016).

“Diklat ini untuk memastikan kader perempuan PKS pada lini apapun menjadi kader yang produktif dan bisa memberikan benefit untuk masyarakat di sekitarnya maka perlu membekalinya dengan berbagai keahlian khusus," ujar Dwi Septiawati.

Menurut Septi, Diklat sesi II diselenggarakan untuk menanamkan pemahaman serta aplikasi yang komprehensif terkait Community Development agar kader perempuan PKS semakin siap berkhidmat untuk rakyat.

“Jika Diklat sebelumnya bertujuan menggali personal branding masing-masing peserta terkait kapasitas dan bakat yang dimilikinya, sementara sesi kali ini peserta akan dibekali dengan pemahaman komprehensif tentang Community Development sekaligus cara mengaplikasikannya,” imbuhnya.

Selain itu, Septi juga menegaskan, Diklat ini juga menjawab asumsi bahwa partai cenderung hanya memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan politiknya.

"Salah satu keahlian yang mesti dimiliki adalah kemampuan mengembangkan sekaligus memberdayakan masyarakat dengan segala sumber daya yang ada di dalamnya, baik sumber daya manusia, sumber daya ekonomi maupun budayanya agar kelak tercipta masyarakat yang mandiri, kreatif dan bermartabat,” pungkas Septi.

Diklat Perempuan Pelopor II diikuti 75 orang perwakilan dari BPKK pusat, wilayah maupun daerah yang dipandu langsung Ekantini dan Muhammad Maskuri yang sukses mengaplikasikan konsep Community Development di Jogjakarta.

Keterangan Foto: Ketua Departemen Peningkatan Kapasitas Kader Perempuan (PKKP) BPKK DPP PKS Dwi Septiawati

Sumber : PKS.id
Share on Google Plus