Membantu Korban Banjir, Kenapa Harus Pakai Atribut?



PKSSumenep.org - Kesigapan kader PKS dalam membantu korban banjir disampang pantas mendapatkan apresiasi. Utamanya dari para korban dan orang-orang yang bersentuhan langsung dilapangan.

Namun pemandangan berbeda kita lihat, beberapa diantaranya para pengamat yang ngoceh dari belakang meja.

Membantu korban banjir kenapa harus atribut? Bukankah itu mengurangi ke ikhlasan? Bisa juga numpang kampanye diatas penderitaan orang lain?

Bagi kader PKS membantu korban banjir tidak sebatas waktu PILKADA maupun PILEG. Tanpa Pemilu pun kader tetap membantu. Membantu itu sepanjang waktu, selama dibutuhkan.

Kenapa harus dengan atribut PKS?

Ketika bantuan bisa dinikmati oleh korban tanpa ada masalah, maka tak satupun media meliput. Semuanya dianggap angin lalu, semua dianggap biasa. Namun, ketika bantuan itu bermasalah, masakan lambat datang, apalagi kedaluarsa, baru media dengan bangga dan berkoar-koar bantuan PKS bermasalah.
Seperti yg terjadi di POSKO PKS Gunung Merapi Jateng beberapa waktu lalu.

Bagi korban banjir, adanya atribut sangat membantu, ketika mereka ingin mengucapkan terimakasih alamatnya jelas, POSKO PKS. Ketika bantuan nasi bungkus belum datang, mereka tinggal kontak POSKO PKS. Ketika ada komplain alamatnya jelas, POSKO PKS.

Masalah ikhlas itu urusan hati kita masing-masing dengan Allah.

Korban banjir membutuhkan bantuan nyata yang bisa meringankan beban musibah. Bukan ocehan pengamat dari belakang meja, apalagi hanya status Fb.

( Ahmad Baihaqi )
Share on Google Plus