Ramadhan Kembali Menyapa Kita



Bismillah...

1. Alhamduliah ramadhan ini datang untuk yang ke sekian kalinya menyapa kita agar kita kembali mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.
Setelah sekian bulan kita pergi entah kemana perginya (Faaina tadzhabuun) demikian Allah SWT menyeru di dalam Al-Qur'an.
Maka kemanakah kalian akan pergi?

2. Ramadhan ini datang untuk meluruskan jiwa yang bengkok laksana tembok yang akan roboh yang harus segera diberdirikan (jidaran yuriidu an yan qaddha fa aqaamahu), sebelum terlanjur menjadi sebagaimana kaum munafiqin yang disebut dalam Al-Quran (kaannahum khusyubun musannadah) laksana kayu-kayu yang tersandar (tidak mampu berdiri alias rapuh) .
Sebelum lebih jauh menjadi bagaikan kaum kafirin yang disebut oleh Allah (yamsyi mukibban 'alaa wajhih) berjalan diatas wajahnya.
Ramadhan menyapa kita agar kita tetap (yamsyi sawiyyan 'alaa shiraathin mustaqim) berjalan tegak diatas jalan yang lurus.
Alhamdulillah!

3. Ramadhan dengan segala perangkat di dalamnya dari shiyam, qiyam dan tilawah Al-Qur'an, menyapa kita agar kita menjadi hamba yang dekat dengan Allah, sehingga Allah dekat dan mencintai kita.
(QS. Al-Baqarah: 186)

4. Hamba yang dekat dengan Allah keadaan mereka senantiasa:
A. Bersama Allah SWT.
Dengan mengkhususkan ibadah kepada-Nya dengan penuh keikhlasan dan ke tundukan, berdzikir dan bersyukur kepada-Nya.
B. Bersama Rasulullah SAW.
Dengan menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah, berakhlaq dengan akhlaq beliau sepanjang hari dari pagi sampai petang.
C. Bersama kitab Allah, Al-Quran.
Dengan membaca dan mendengarkannya dengan serius, menghayati dan mengamalkan dengan sungguh-sungguh.
D. Bersama 'amal shalih.
Beramal dengan segera, sungguh-sungguh, kontinyu dengan semangat menjadi yang terbaik.
E. Bersama orang-orang yang beriman, berbakti kepada orang tua, berbuat ihsan kepada sanak kerabat, menyambung silaturrahim, membantu yang membutuhkan dan menyantuni yang miskin, mendamaikan yang bersengketa dll.

5. Ramadhan menyapa kita dengan membawa segudang rahmat dan ampunan dari Allah AWT, agar kita keluar dari Ramadhan dalam keadaan bersih (kayaumi waladathu ummuhu) seakan baru dilahirkan dari rahim ibu.
اللهم انك عفو كريم تحب العفو فاعف عناواغفر لنا وادخلنا برحمتك في عبادك الصالحين

Intisari Kuliah Tarawih
Mushalla Ampel Melati
Surabaya, 11 Juni 2016
Oleh: Ust. Mohammad Mudhar
Share on Google Plus