Tanda Hati Yang Sehat



1. Manusia membawa tiga wadah. Pertama, Kepala dan sekitarnya. Kedua, Dada dan isinya. Dan ketiga, Perut dan sekitarnya. Perhatian seseorang terhadap ketiganya berbeda-beda tergantung persepsinya terhadap kehidupan.

2. Disamping tiga wadah di atas, manusia diberi ruh yang datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah, cabangnya adalah akal dan yang kedua adalah jasad yang berasal dari tanah dan nanti akan kembali ke dalam tanah dan akan dikeluarkan lagi dari dalam tanah, cabang dari jasad adalah syahwat .

3. Antara syahwat dan akal terjadi pertarungan,siapa yang menang dialah yang akan menguasai dada yang di dalamnya terdapat hati sebagai pusat penentu kebaikan dan keburukan manusia.

4. Apabila syahwat telah menguasai akal maka hati akan sakit (al-qalbus saqiim) dan apabila akal menguasai syahwat hati akan menjadi sehat (al-qalbus salim)

5. Ada beberapa hal yang akan menjadikan hati sehat dan terhindar dari kekuasaan syahwat yang hina.

Pertama, Kesabaran. Sabar harus selalu diusahakan dan ditingkatkan sehingga Allah menyaksikan kita orang yang sabar. Prinsipnya bekerja dan bersabar lalu bekerja dan bersabar sampai kita menemui Allah dalam keadaan bersabar. Dengan demikian kita akan beruntung. (QS. Ali Imran: 200)

Kedua, Shalat. Shalat adalah tiang penegak keberagamaan kita. Ia adalah pengendali diri agar tidak terseret tarikan syahwat yang akan menenggelamkan dalam kemaksiatan dan kehinaan, shalat akan membersihkan hati dengan sebersih-bersihnya. Shalat adalah mata rantai ketaatan yang akan mengantarkan manusia kepada keridhaan Allah.

Ketiga, Membaca Al-Qur'an. Demi Allah al-Qur'an yang saat ini kita baca adalah Al-Qur'an yang dibaca oleh Rasulullah SAW, itu juga Al-Qur'an yang dengannya Rasulullah mendidik para keluarga dan sahabatnya sehingga lahirlah generasi yang tiada duanya sepanjang masa. Al-Qur'an adalah karunia besar bagi ummat manusia, yang merupakan wujud dari rahmat Allah yang dengannya hati manusia akan hidup dan sehat. (Qs. Al isra' 28)

Keempat, Dzikir. Di dalam hati terdapat jendela yang selalu diintai oleh setan. Jika manusia lupa kepada Allah setan masuk dan jika manusia mengingat Allah setan lari. Untuk itulah setan diberi sifat Al-Khannas artinya yang mondar mandir serta keluar masuk hati. Dzikir adalah nutrisi hati yang dengannya hati akan sehat. (QS. Ar-Ra'du: 28)

Kelima, Mengingat kematian. Melihat kematian sudah dekat akan menjadikan manusia bersegera bertaubat dan beramal shalih.
Cukuplah kematian sebagai penasehat, demikan Nabi SAW, menegaskan.

6. Betapa nikmat dan bahagianya manusia yang hatinya sehat baik di dunia dan utamanya di akhirat.
يوم لا ينفع مال ولا بنون الا من اتى الله بقلب سليم

"Pada hari yang tidak berguna harta dan anak-anak kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang sehat".

اللهم انا نسالك قلبا سليما ولسانا صادقا
اللهم طهر قلوبنا من النفاق واعمالنا من الرياء


Intisari Kajian Shilaturrahim Syawal (Bagian kedua)
Sumenep, 24 Juli 2016

=========\\
Rubrik ini merupakan intisari dari kajian ilmiah yang di sampaikan oleh Al Ustadz Muhammad Mudhar (Ketua MPD PKS Sumenep). kajian ini di share sebagai upaya menambah khazanah keIlmuan bagi kita dan diharapan ikhwah sekalian dapat menelaah, menanggapi serta mengkritisi isi kajian tersebut.

Info Kajian : 087866142908 (Ust. Eko Wahyudi)
Share on Google Plus