Akibat Allah dilupakan



Bismillah.....

1. Di zaman ini, Allah telah dilupakan! Bukankah Allah yang mencipta akan tetapi mengapa selain Allah yang disembah? Bukankah Allah yang memberi rizki akan tetapi mengapa selain Allah yang dipuji? Bukankah semua ini adalah karunia Allah dan segala sesuatu ada di dalam kekuasaanNya akan tetapi mengapa selain Allah yang disanjung?

2. Akibat Allah dilupakan, kehidupan ini tidak lagi harmonis, bagai hutan belantara. Banyak darah-darah manusia yang berceceran, ditumpahkan dengan sia-sia atas kebatilan dan kedzaliman.

3. Akibat Allah dilupakan, banyak harta yang dihambur-hamburkan dan disia-siakan tanpa sedikitpun rasa iba terhadap saudara-saudaranya yang kelaparan dan serba berekurangan.

3. Akibat Allah dilupakan banyak harta yang diambil paksa dari pemiliknya, dirampas dan disita, dijarah dan dikorupsi. Banyak pula kehormatan yang dinistakan, kesucian yang dinodai melahirkan kehinaan yang amat memalukan.

4. Empat belas abad yang lalu, pada saat haji wada', Nabi mengingatkan 3 kedzaliman besar yang berkenaan dengan darah, harta benda dan kehormatan yang telah disucikan Oleh Allah sesuci hari arafah dan nahr, seagung bulan dzulhijjah dan semulya negeri Makkah Almukarramah.

5. Tiga bentuk kedzaliman diatas akan terus terjadi sepanjang kehidupan manusia ketika Allah telah dilupakan. Maka bukan hewan yang di qurbankan melainkan jiwa manusia yang menjadi korban. Korban kebiadaban dan kedzaliman, belum lagi korban Narkoba dan HIV. Dan siapa yang dihinakan oleh Allah tiada yang bisa menjadikannya mulia (QS. Al-Haj: 18)

6. Ketika Allah dilupakan maka perjumpaan dengan Allah akan didustakan dan jika perjumpaan dengan Allah telah didustakan maka Allah tidak lagi akan ditakuti dan selanjutnya Allah akan dilanggar (dimaksiati). "Katakanlah, sesungguhnya aku takut jika aku melanggar Tuhanku akan adzab hari yang amat dahsyat" (QS. Al-An'am: 15)

7. Ada sekian Ancaman yang datang dari Allah akibat Allah dilupakan, diantaranya adalah kehidupan yang melarat di dunia, kehidupan yang mencekik di dalam kubur (terhimpit bumi), dibangkitkan dalam keadaan buta dan yang paling dahsyat Allah pun akan melupakannya. (Dibiarkan sengsara oleh Allah tidak hidup dan tidak mati) (QS. Thaha: 34-36)

8. Sudah saatnya bagi orang yang beriman agar hatinya khusuk dengan mengingat Allah dan tunduk kepada kebenaran....(QS. Al-Hadid: 16)

9. Ya Allah bantulah kami selalu mengingatmu, rajin bersyukur atas nikmatmu dan melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya sebagaimana khalilmu Ibrahim dan kekasihmu Nabi Muhammad SAW. Amin...


=====
Intisari Khuthbah Idul Adha
Bontang, 12 Sept 2016

Oleh: Ust. Muhammad Mudhar
Share on Google Plus